twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Kamis, 22 Desember 2011

Resensi Game : FIFA 12


Jika kita membicarakan game sepakbola yang selalu berusaha tampil dengan visualisasi dan gameplay yang realistis, maka FIFA boleh dibilang menjadi jawara untuk usaha yang satu ini. Game yang lahir dari tangan dingin Electronic Arts ini memang selalu hadir dengan kualitas grafis dan detail yang menawan dari setiap serinya. Tidak hanya dari segi pemain, namun juga kostum dan stadium yang menjadi elemen utama untuk membangun atmosfer kompetisi yang sesungguhnya. FIFA menjadi game sepakbola yang begitu memanjakan mata. Namun inti dari sebuah game sepakbola tentu tidak terletak hanya pada apa yang dilihat mata, tetapi juga sensasi yang diberikan dari keseluruhan gameplay. Hal inilah yang berusaha digali dari seri terbarunya, FIFA 12. 

Jauh sebelum dirilis, Electronic Arts memang sudah mengklaim bahwa FIFA 12 akan tampil berbeda dengan seri sebelumnya. Melalui trailer, screenshot, dan deskripsi yang ada, mereka memperkenalkan engine baru untuk mengakomodir kebutuhan gamer akan animasi pemain yang lebih adaptif terhadap dunia nyata. Senjata “rahasia” tersebut dinamakan Player-Impact Engine. Sebagai salah satu gamer yang penasaran dengan fitur yang satu ini, engine ini menjadi salah satu alasan utama untuk menjajal FIFA 12. Bagi anda yang sudah fanatik terhadap game Pro Evolution Soccer, jangan kaget ketika anda malah akan kecanduan ketika bermain game ini.



Visualisasi dan Animasi Gerakan
 Apa yang menjadi sebuah inti game sepak bola? Selain memastikan diri untuk mengusung dan mempertontonkan semua elemen paling dasar yang berada di sebuah pertandingan sepak bola, seperti peraturan dan teknik dasar dalam bermain, sebuah game sepakbola harus mampu membawa atmosfer dan “bau” pertandingan yang kentara di dalam game yang mereka usung kepada gamers yang memainkannya. Inilah yang selalu menjadi fokus dari Electronic Arts ketika mendesain sebuah game FIFA. Bukan sebuah game FIFA namanya, jika ia tidak mampu membawa kualitas grafis dan visualisasi yang mampu mengkomodir kebutuhan itu. Selain itu, berbagai detail yang ditambahkan juga memperkuat kesan awal yang kuat akan sebuah game sepakbola yang berkualitas. EA mempersiapkan semua itu.

 Visualisasi yang dihadirkan pada FIFA 12 pantas mendapat acungan jempol besar. Penggambaran karakter didesain dengan cukup sempurna, dengan penuh detail kecil yang ditampilkan dengan baik. Atmosfer juga tercipta dari desain lapangan dan visualisasi penonton yang berhasil membangun suasana pertandingan yang jauh lebih realisitis. Animasi gerakan yang ditampilkan di FIFA 12 juga boleh terbilang sangat baik. Kualitas gerakan lari dan animasi yang ditunjukkan oleh setiap pemain mempunyai keunikan masing-masing, menghasilkan ciri khas pemain yang seringkali kita temukan di pertandingan nyata. Pemain juga dapat bergerak dengan cukup mulus, bermanuver, serta mengeksekusi aksi yang kita inginkan dengan cukup responsif. Gerakan pertahanan seperti sliding dan tackle juga dapat ditampilkan baik, layaknya gerakan seorang pemain bola. Tidak heran jika banyak gamer yang menganggap FIFA tampil sempurna untuk dua fitur ini. Animasi dan visualisasi yang dihadirkan belum terkalahkan.

Player Impact Engine

 Fitur utama apa yang ditawarkan Electronic Arts di FIFA 12? Jawabannya tentu saja Player-Impact Engine. Melalui engine terbaru yang diterapkan petama kali untuk seri FIFA ini, EA berharap dapat menghadirkan sebuah sistem permainan yang jauh lebih realistis, menjadikan setiap pemain sebagai sebuah wujud fisik yang dapat saling berinteraksi dengan pemain yang lain. Semua sudut di tubuh pemain menjadi model tiga dimensi sehingga tidak dapat ditembus oleh benda padat lainnya di dalam game. Dengan menggunakan pemograman seperti ini, FIFA 12 berhasil mencapai sebuah level yang belum mampu diterapkan game olahraga apapun sebelumnya. Satu langkah lebih dekat dengan dunia nyata. Pertama kali merasakan engine ini secara langsung di pertandingan, Anda akan berdecak kagum karena keampuhan fitur yang dihadirkan. Anda akan merasakan sensasi yang berbeda karena pemain kini bereaksi dan beraksi dengan cara yang berbeda akibat Player Impact engine ini. Ketika berduel di udara atau saling berebut bola, engine ini memunculkan efek tabrakan yang tak berbeda dengan yang terjadi di dunia nyata. Bahkan siku pemain yang menyentuh kepala Anda dapat merubah posisi kepala pemain. Namun sayangnya, kekaguman ini hanya terjadi di satu atau dua pertandingan awal. Mengapa? Karena perlahan Anda akan mulai menemukan celah permainan yang sulit untuk ditoleransi.

 EA memang mengejar suasana pertandingan yang nyata dan Player-Impact Engine menjadi awal yang baik. Namun implementasi yang belum sempurna, menjadikan engine ini justru membuat suasana pertandingan menjadi kacau balau. Satu orang yang jatuh tiba-tiba akan memicu pemain lain yang jatuh, kemudian yang menabrak keduanya akan jatuh pula, membuat lapangan tak ubahnya sebuah pertandingan American Football.Akan lebih baik jika EA juga menambahkan animasi reaktif seperti melompat menghindar atau manuver lain yang lebih kaya untuk menghindarkan pemain dari tabrakan beruntun seperti ini. Belum lagi masalah tabrakan antar pemain dalam satu tim yang juga sering terjadi. Anda akan menemukan teman yang bergerak terlalu dekat atau justru menghalangi jalur lari Anda. Akibatnya? Tabrakan antar pemain kawan yang membuat serangan anda berantakan.

Adaptif

 Satu hal yang cukup dirasakan dari FIFA 12 adalah sistem permainan yang luar biasa adaptif, bahkan untuk Anda yang tidak terbiasa dengan game ini sekalipun. Adaptif dalam arti mudah untuk dikuasai, baik dari segi gamer atau permainan itu sendiri. Pemain-pemain yang dihadirkan di dalam permainan cukup reaktif terhadap kondisi bola di tangan kawan maupun lawan, membuat mereka hampir selalu berada di posisi yang tepat. Terlepas dari kekurangan akibat player impact engine yang dibahas sebelumnya, kemampuan pemain untuk bergerak efektif dan efisien, dalam bertahan maupun menyerang menjadi nilai plus tersendiri. Hal ini yang membuat game ini menjadi sangat menarik walaupun bagi pemula.

Jadi apa yang bisa disimpulkan dari sebuah game FIFA 12? Saya hanya bisa melontarkan ribuan pujian kepada Electronic Arts. Mereka membuat Gameplay FIFA begitu menawan dan menarik. Walaupun masih ada beberapa kekurangan di sana sini, termasuk grafis yang menurut saya masih kalah dengan PES2012, namun tetaplah bulat pilihan saya bahwa FIFA12 adalah game bola terbaik saat ini. Tidak ada salahnya untuk menginstall game ini baik di desktop maupun laptop anda. Try and Feel it!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar