twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Desember 2011

Resensi Game : Plant vs Zombie


Sama seperti Game Zuma, Plants vs Zombies juga dikembangkan oleh Perusahaan PopCap Games. Game ini dibuat PopCap untuk Microsoft Windows and Mac OS X. Game ini sangat unik karena mengambil tema yang sangat tidak biasa. Siapa yang membayangkan kalau makhluk seram seperti
Zombie harus melawan segerombolan tanaman, ide yang mau tidak mau membuat kita tersenyum.

Game Plants vs Zombies ini mengisahkan sekelompok zombie yang ingin menyerang sebuah rumah. Zombie-zombie ini mengincar otak manusia untuk dimakan. Ketika memasuki halaman rumah ternyata ada sekelompok tanaman yang berusaha menghalangi zombie-zombie itu masuk ke rumah majikannya. Tugas pemain adalah mengendalikan karakter tanaman-tanaman ini untuk melindungi majikannya agar jangan sampai otak sang majikan dimakan zombie.

Antara Plants dan Zombie ini masing-masing memiliki banyak jenis karakter. Misalkan saja pihak plants terdiri dari bunga matahari yang memproduksi sinar matahari supaya pemain game bisa memproduksi tanaman yang lain. Kemudian ada pemakan daging, kacang, rumpun duri dan sebagainya. Sedangkan pihak Zombie ada zombie pekerja, pelompat galah, pemain rugbi dan lain-lain.

Resensi Game : FIFA 12


Jika kita membicarakan game sepakbola yang selalu berusaha tampil dengan visualisasi dan gameplay yang realistis, maka FIFA boleh dibilang menjadi jawara untuk usaha yang satu ini. Game yang lahir dari tangan dingin Electronic Arts ini memang selalu hadir dengan kualitas grafis dan detail yang menawan dari setiap serinya. Tidak hanya dari segi pemain, namun juga kostum dan stadium yang menjadi elemen utama untuk membangun atmosfer kompetisi yang sesungguhnya. FIFA menjadi game sepakbola yang begitu memanjakan mata. Namun inti dari sebuah game sepakbola tentu tidak terletak hanya pada apa yang dilihat mata, tetapi juga sensasi yang diberikan dari keseluruhan gameplay. Hal inilah yang berusaha digali dari seri terbarunya, FIFA 12. 

Jauh sebelum dirilis, Electronic Arts memang sudah mengklaim bahwa FIFA 12 akan tampil berbeda dengan seri sebelumnya. Melalui trailer, screenshot, dan deskripsi yang ada, mereka memperkenalkan engine baru untuk mengakomodir kebutuhan gamer akan animasi pemain yang lebih adaptif terhadap dunia nyata. Senjata “rahasia” tersebut dinamakan Player-Impact Engine. Sebagai salah satu gamer yang penasaran dengan fitur yang satu ini, engine ini menjadi salah satu alasan utama untuk menjajal FIFA 12. Bagi anda yang sudah fanatik terhadap game Pro Evolution Soccer, jangan kaget ketika anda malah akan kecanduan ketika bermain game ini.


Resensi Buku : 5cm

Judul Buku          : 5 CM
Penulis                 : Donny Dhirgantoro
Penerbit              : PT.Grasindo
Tebal Buku          : 381 halaman

Buku 5cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang anak manusia yang bernama Arial,Riani,Zafran,Ian,dan Genta.Dimana mereka memiliki obsesi dan impian masing-masing.Arial adalah sosok yang paling ganteng diantara mereka,berbadan tinggi besar.Arial selalu tampak rapi dan sporty.Riani adalah sosok wanita berkacamata,cantik,dan cerdas.Ia mempunyai cita-cita bekerja di salah satu stasiun TV.Zafran seorang picisan yang berbadan kurus,anak band,orang yang apa adanya dan kocak.Ian memiliki postur tubuh yang tidak ideal,penggila bola,dan penggemar Happy Salma.Yang terakhir adalah Genta.Genta selalu dianggap sebagai “the leader” oleh teman-temannya,bebadan agak besar dengan rambut agak lurus berjambul,berkacamata,aktivis kampus,dan teman yangeasy going.

Selasa, 20 Desember 2011

Ranger's Apprentice, The Ruins of Gorlan


Penulis : John Flanagan
Harga : Rp. 42.000
Penerbit : Matahati
Ukuran : 12 X 19.5
Halaman : 384 / HVS
Terbit : April 2009
ISBN : 979-978-114-138-3
Cover : Soft Cover

Berat Buku: 300 gram Buku ini merupakan buku pertama dari novel serial Ranger’s Apprentice karangan John Flanagan. buku ini menceritakan bahwa tidak semua orang yang hebat adalah seseorang yang harus menjadi pusat perhatian orang lain, namun seseorang yang kelihatan lemah dan tak berdaya bisa menjadi seseorang yang berhasil, itu semua karena kegigihan dan kerja keras.

Rabu, 07 Desember 2011

Resensi Alni

Heran deh sama Indonesia banyak banget masalah dari mulai pendidikan, korupsi, kemiskinan de-el-el, itu kesan yang aku dapat dan (kembali) aku sadari setelah menonton film Alangkah Lucunya Negeri Ini (ALNI), film hasil kolaborasi penulis Musfar Yasin dan sutradara Deddy Mizwar. Film ini banyak mengandun pesan moral tentang hal-hal yang terjadi Indonesia, mulai dari ideologi, sosial, budaya, politik, pendidikan, kriminalitas, generasi muda hingga agama. Saat menonton film ini kita bisa sekalian merenung dan cenderung merasa prihatin dengan keadaan Indonesia saat ini karena film yang dibuat oleh Deddy Mizwar ini memang menyajikan masalah-masalah dan menyindir tentang berbagai permasalahan di Indonesia saat ini.